Representasi Kritik Sosial dalam Meme Digital (Analisis Wacana Kritis Akun Instagram @Memecomic.id)

Azizah, Meita Dwi Mukhlishotul (2026) Representasi Kritik Sosial dalam Meme Digital (Analisis Wacana Kritis Akun Instagram @Memecomic.id). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

This is the latest version of this item.

[thumbnail of SKRIPSI_MEITA DWI MA_302220073_KPI_2026.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI_MEITA DWI MA_302220073_KPI_2026.pdf

Download (20MB) | Preview

Abstract

Meita Dwi Mukhlishotul Azizah, 2026. Representasi Kritik Sosial dalam Meme Digital (Analisis Wacana Kritis Akun Instagram @Memecomic.id), Skripsi. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Dony Rano Virdaus, M.I.Kom.
Kata Kunci: Representasi, Kritik Sosial, Meme Digital, Analisis Wacana Kritis

Media sosial saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan opini dan kritik terhadap berbagai fenomena sosial. Salah satu bentuk yang berkembang adalah meme digital, yang menyampaikan pesan secara singkat, visual, dan seringkali dibungkus dengan humor. Meme menjadi menarik untuk diteliti karena mampu menyampaikan kritik sosial secara luas dan mudah diterima oleh masyarakat. Akun Instagram @memecomic.id dipilih karena aktif, memiliki jangkauan luas, serta konsisten mengangkat isu sosial dalam bentuk meme, sehingga relevan untuk dikaji dalam konteks komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kritik sosial direpresentasikan dalam meme digital serta bagaimana makna tersebut dibentuk melalui bahasa, visual, dan konteks sosial yang melatarbelakanginya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta metode Analisis Wacana Kritis. Data berupa konten meme digital pada akun Instagram @memecomic.id yang dipilih secara purposive berdasarkan tema kritik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan tiga dimensi Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, yaitu struktur teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten meme digital pada akun Instagram @memecomic.id merepresentasikan kritik sosial melalui strategi bahasa populer, visual sederhana, dan humor yang menyederhanakan realitas kompleks namun tetap mengandung muatan ideologis. Pada dimensi praktik wacana, meme diproduksi melalui seleksi isu yang relevan dan emosional, didistribusikan melalui logika algoritma media sosial, serta dikonsumsi secara aktif oleh audiens yang turut mereproduksi makna. Sementara itu, pada dimensi praktik sosiokultural, meme dipengaruhi oleh konteks situasional, institusional, dan sosial yang berkaitan dengan relasi kekuasaan, ideologi, hegemoni, dan perubahan sosial. Temuan menunjukkan bahwa kritik sosial yang diangkat mencakup politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, moral, disorganisasi keluarga, dan agama, yang secara umum merefleksikan sekaligus membentuk cara pandang masyarakat terhadap ketimpangan, konflik nilai, serta perubahan norma di era digital. Dengan demikian, meme digital tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media kritik sosial yang berperan dalam membentuk kesadaran dan persepsi publik.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Dony Rano Virdaus
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 09 Jun 2026 01:59
Last Modified: 10 Jun 2026 04:05
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38944

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item