Izzumara, Sabrina (2026) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Karya Seni Digital pada Platform Fiverr. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Naskah Skripsi Sabrina Izzumara.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Izzumara, Sabrina 2026. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli
Karya Seni Digital pada Platform Fiverr. Skripsi Program Studi Hukum
Ekonomi Syariah Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai
Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Khusniati
Rofiah, M.S.I.
Kata Kunci/Keywords: Hukum Islam, Karya Seni Digital, Platform Fiverr
Perkembangan ekonomi digital telah mendorong munculnya berbagai
bentuk transaksi muamalah kontemporer, salah satunya adalah jual beli karya seni
digital melalui platform freelance global seperti Fiverr. Transaksi ini melibatkan
objek yang tidak berfisik serta pengaturan hak cipta dan mekanisme pembatalan
transaksi yang ditentukan oleh sistem platform. Kondisi tersebut menimbulkan
persoalan hukum dalam perspektif hukum Islam, khususnya terkait kejelasan status
kepemilikan karya serta hak cipta dan keadilan akad dalam praktik pembatalan
transaksi.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana analisis hukum
Islam terhadap status kepemilikan hak cipta dalam praktik jual beli karya seni
digital pada platform Fiverr? Bagaimana analisis hukum Islam terhadap pembatalan
sepihak dalam praktik jual beli karya seni digital pada platform Fiverr?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan teknik
pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi model
analisis data kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yang
meliputi tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kepemilikan hak cipta dalam
praktik jual beli karya seni digital pada platform Fiverr dihukumi sah (ṣaḥīḥ) dan
diakui sebagai objek hak milik yang dilindungi secara syar‘i. Lisensi commercial
use dikategorikan sebagai akad ijārah karena hanya mengalihkan hak pemanfaatan,
sedangkan lisensi copyright use merupakan akad jual beli (bay’) karena terjadi
pengalihan hak cipta secara penuh dan memenuhi rukun jual beli. Pembatalan
transaksi secara sepihak terjadi meskipun pekerjaan telah diselesaikan oleh
freelancer sesuai dengan kesepakatan awal. Terhadap pembatalan sepihak yang
tidak adil, platform menyediakan mekanisme banding sebagai upaya perlindungan
bagi freelancer dan berperan sebagai tahkim, namun tidak semua pengajuan
banding dikabulkan sehingga hak atas upah (ujrah) yang seharusnya diterima
freelancer kerap kali tidak terpenuhi. Praktik pembatalan sepihak secara prinsip
bertentangan dengan maqāṣid syarī‘ah, khususnya dalam menjaga harta (ḥifẓ al-
māl), karena mengakibatkan tidak terlindunginya hak finansial freelancer dalam
perspektif hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Khusniati Rofiah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 02:02 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 02:02 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38945 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
