Nurfaizin, Alfan (2026) ..(GUNAKAN MATERAI ASLI YANG BERBEDA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DAN KEASLIAN TULISAN, TAMBAHKAN DAFTAR ISI, UPLOAD ULANG).. PERAN GURU PAI DALAM MEMFASILITASI PEMBENTUKAN IDENTITAS KEAGAMAAN SISWA PADA ERA DIGITAL di SMAN 1 SLAHUNG PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI Alfannur e thesses.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Nurfaizin,Alfan. 2026. “Peran Guru PAI Dalam Memfasilitasi Pembentukan Identitas Keagamaan Siswa Pada Era Digital Di SMAN 1 Slahung Ponorogo”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Nur Kolis, S.Ag. M.Ag. Ph.D
Kata Kunci : Peran Guru PAI, Identitas Keagamaan, Era Digital
Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat dan membawa pengaruh besar terhadap cara berpikir, perilaku, serta pembentukan identitas keagamaan siswa. Di satu sisi, media digital memudahkan siswa untuk mengakses berbagai informasi keagamaan dengan cepat. Namun di sisi lain, banyaknya informasi yang tidak tersaring dengan baik juga bisa membuat siswa mengalami kebingungan atau bahkan krisis dalam memahami nilai-nilai agama. Dalam situasi seperti ini, guru pendidikan agama islam memiliki peran yang sangat penting sebagai pembimbing dan fasilitator untuk membantu siswa membentuk identitas keagamaan yang tetap kuat dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman digital.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran guru PAI dalam memfasilitasi pembentukan identitas keagamaan siswa, (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta (3) menganalisis strategi yang digunakan dalam konteks era digital.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di SMAN 1 Slahung Ponorogo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, Kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) guru Pendidikan Agama Islam memiliki beberapa peran penting dalam membantu membentuk identitas keagamaan siswa, yaitu sebagai fasilitator, pembimbing spiritual, teladan, sekaligus pengarah dalam penggunaan media digital; (2) keberhasilan upaya tersebut didukung oleh lingkungan sekolah yang religius dan tersedianya fasilitas yang memadai. Namun, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi, seperti pengaruh negatif media digital, masih rendahnya kemampuan literasi digital, serta perbedaan latar belakang siswa yang beragam. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa meskipun siswa sudah memahami ajaran agama secara teori dengan cukup baik, dalam praktik kehidupan sehari-hari masih ditemukan kesenjangan dalam penerapannya. Hal ini terlihat dari masih adanya siswa yang belum konsisten dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan disekolah; dan (3) Guru menerapkan berbagai strategi seperti memasukkan nilai-nilai keagamaan ke dalam proses pembelajaran, memanfaatkan media digital sebagai sarana belajar, serta membiasakan siswa mengikuti kegiatan keagamaan di sekolah secara rutin.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Nur Kolis |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:45 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:45 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39186 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
