Asma', Aina Shokhiful (2026) [[TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI, SILAKAN DILENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI]] Pembacaan Surah Yāsīn dalam Tradisi Pancenan di Dusun Kadipekso Desa Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar : Studi Living Qur’an. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi_ethesis.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena interaksi dengan Al-Qur’an di tengah masyarakat yang tidak hanya diposisikan sebagai teks bacaan, tetapi juga dipraktikkan sebagai simbol identitas dan ritual budaya. Salah satunya adalah tradisi Pancenan di Dusun Kadipekso, sebuah ritual penghormatan kepada leluhur dan keluarga yang telah meninggal melalui penyajian makanan yang dibarengi dengan pembacaan surah Yāsīn. Penelitian ini mengkaji fenomena Living Qur’an dalam tradisi Pancenan di Dusun Kadipekso, Desa Gumeng, Kabupaten Karanganyar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pembacaan Surah Yāsīndiintegrasikan ke dalam ritual Pancenan serta fungsi dan maknanya bagi masyarakat setempat.
Tradisi Pancenan merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur dan keluarga yang telah meninggal melalui penyajian makanan yang dibarengi dengan doa-doa Islami.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sosiologis Alfred Schutz. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari sesepuh dusun, tokoh agama, perangkat desa, pelaku tradisi, dan generasi muda. Analisis dilakukan dengan mengeksplorasi motif tindakan masyarakat melalui konsep because-motive (motif sebab) dan in-order-to-motive (motif tujuan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan Surah Yāsīn dalam tradisi Pancenan berfungsi sebagai sarana sakralisasi ritual, di mana teks Al-Qur’an mengubah tindakan budaya menjadi tindakan teologis. Secara fenomenologis, because-motive masyarakat berakar pada pelestarian warisan leluhur dan pendidikan agama yang diterima sejak kecil. Sementara itu, in-order-to-motive mencakup harapan akan keselamatan bagi almarhum di alam kubur serta terciptanya ketenangan batin dan harmoni sosial bagi warga yang masih hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik ini merupakan bentuk dialektika antara teks suci dan budaya lokal yang memperkuat identitas keIslaman masyarakat tanpa menghapus tradisi nenek moyang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Moh. Alwy Amru Ghozali |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 07:52 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 07:52 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
