Fitriani, Annisa Nur (2026) Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak melalui Kegiatan Berbasis Keagamaan di SMAN 1 Balong Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI_201220049_ANNISA NUR FITRIANI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai akhlak pada peserta didik di tengah tantangan krisis moral di era modern. Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai akhlak, salah satunya melalui kegiatan berbasis keagamaan. SMAN 1 Balong Ponorogo sebagai lembaga pendidikan formal berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak melalui berbagai kegiatan berbasis keagamaan yang dilaksanakan di sekolah. Kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk internalisasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan berbasis keagamaan di SMAN 1 Balong Ponorogo, (2) mendeskripsikan metode internalisasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan berbasis keagamaan di SMAN 1 Balong Ponorogo, serta (3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan berbasis keagamaan di SMAN 1 Balong Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Jhony Saldana yaitu dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk internalisasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan berbasis keagamaan yaitu: salat dhuha berjamaah, salat dhuhur berjamaah, salat jumat berjamaah, Tartil Baca Tulis Al-Qur’an (TBTQ), peringatan hari besar Islam, dan Jumat qolbu. (2) metode internalisasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan berbasis keagamaan yaitu: pertama uswatun hasanah (keteladanan), yaitu: keteladanan sikap tanggung jawab guru melalui kegiatan peringatan hari besar Islam, keteladanan guru sabar dan teliti pada saat mengajar melalui kegiatan TBTQ, keteladanan guru datang tepat waktu melalui kegiatan salat berjamaah, dan keteladanan guru yang khusyuk mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir melalui kegiatan Jumat qolbu. Kedua motivasi, yaitu: guru memberikan nilai bagi siswa yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan melalui kegiatan salat berjamaah dan TBTQ. Ketiga pembiasaan, yaitu: siswa dibiasakan melaksanakan salat berjamaah setiap hari (salat dhuha dan dhuhur) dan diwajibkan salat Jumat berjamaah setiap hari Jumat, serta siswa dibiasakan melaksanakan kegiatan TBTQ pada setiap hari Kamis. Keempat ibrah dan amtsal, guru menyampaikan kisah nyata dan perumpamaan melalui kegiatan peringatan hari besar Islam. Kelima pemberian janji dan ancaman, guru menyampaikan konsekuensi dari setiap perbuatan baik dan buruk melalui kegiatan peringatan hari besar Islam. (3) faktor pendukung internalisasi nilai-nilai akhlak melalui kegiatan berbasis keagamaan yaitu: kerja sama antar warga sekolah, komitmen guru, serta lingkungan sekolah yang religius, sedangkan faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh lingkungan luar sekolah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Aris Nurbawani |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 14 Jun 2026 14:47 |
| Last Modified: | 14 Jun 2026 14:47 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
