Zulaiha, Lisa Azim (2026) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR KEPUTUSAN DEWAN PENGUJI, TAMBAHKAN DAFTAR ISI, SILAKAN UPLOAD ULANG)..Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Menanggulangi Sikap Intoleransi Santri Di Pondok Pesantren Al-Barokah Mangunsuman. Masters thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
TESIS_LISA AZIM ZULAIHA_505240002.pdf Download (978kB) | Preview |
Abstract
Zulaiha, Lisa Azim. 2026. Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Menanggulangi Sikap Intoleransi Santri Di Pondok Pesantren Al-Barokah Mangunsuman Ponorogo. Tesis. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing 1: Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., Pembimbing 2: Dr. Basuki, M.Ag.
Kata kunci: Moderasi Beragama, Intoleransi, Pesantren, Penanaman Nilai
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis tidak hanya dalam membentuk pemahaman keagamaan santri, tetapi juga dalam membangun sikap sosial yang menghargai keberagaman. Dalam kehidupan pesantren, santri berasal dari latar belakang suku, budaya, bahasa yang berbeda sehingga moderasi beragama menjadi nilai penting untuk diinternalisasikan agar santri mampu bersikap toleran dan menghargai perbedaan. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat potensi munculnya sikap intoleransi akibat kurangnya pemahaman tentang pentingnya menghargai keberagaman. Oleh karena itu, diperlukan penanaman nilai-nilai moderasi beragama secara sistematis melalui proses pembelajaran dan pembinaan agar santri mampu menyikapi perbedaan secara tepat dan proposional.
Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis (1) penanaman nilai komitmen kebangsaan, (2) nilai toleransi, (3) nilai anti kekerasan, dan (4) nilai akomodatif pada budaya lokal dalam menanggulangi sikap intoleransi santri di pondok
pesantren Al-Barokah Mangunsuman Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung, observasi mendalam, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles Hubarman dan Saldana dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelabelan dapat diselesaikan melalui penanaman nilai komitmen kebangsaan, melalui penerimaan Pancasila dan UUD 1945, yang diinternalisasikan dalam kegiatan seperti menyanyikan lagu
kebangsaan, musyawarah, serta ketaatan terhadap aturan, sehingga menumbuhkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan persatuan yang diwujudkan melalui partisipasi dalam upacara 17 Agustus, Hari Santri, dan kegiatan kebangsaan lainnya. (2) Diskriminasi bisa diselesaikan melalui penanaman nilai toleransi, yang dibangun melalui kegiatan Matsiba dan pembelajaran kitab Fathul Qarib, mendorong tumbuhnya empati dan saling menghargai, kemudian diwujudkan melalui kepedulian sosial, budaya antre, dan kegiatan bersedekah. (3) Bullying dan sikap senioritas dapat diselesaikan melalui penanaman nilai anti kekerasan melalui pembelajaran kitab akhlak seperti Ta’lim Muta’alim, edukasi dari kepolisian, dan
qismul amni, menumbuhkan sikap cinta damai, tanggung jawab dan menghargai sesama, kemudian diwujudkan melalui penyelesaian konflik secara musyawarah dan gotong royong. (4) Pelabelan juga bisa diselesaiakan melalui penanaman nilai
akomodatif pada budaya lokal yang ditanamkan melalui kegiatan keagamaan seperti ziarah auliya’, manaqib, sima’an, takziah, yang menumbuhkan sikap terbuka dan menghargai keberagaman, kemudian diwujudkan melalui partisipasi aktif pada kegiatan berbasis tradisi lokal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Pembimbing 1: Evi Muafiah Pembimbing 2: Basuki |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 14 Jun 2026 15:24 |
| Last Modified: | 14 Jun 2026 15:24 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39453 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
