MUJĀHADAH SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SANTRI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BANGUNSARI PONOROGO

Hidayati, Annisa Maulida (2026) MUJĀHADAH SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SANTRI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BANGUNSARI PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of ethesis bicid fix.pdf]
Preview
Text
ethesis bicid fix.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Hidayati, Annisa Maulida. 2026. Mujāhadah sebagai Pembentukan Karakter
Religius Santri Pondok Pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo.
Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan
Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari
Ponorogo, Pembimbing: Bustanul Yuliani, M.Pd.I.
Kata Kunci: Mujāhadah, Pembentukan Karakter Religius, Santri
Permasalahan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Darussalam, seperti
kurang patuh terhadap aturan, kurang motivasi kesadaran sholat jamaah, dan
rendahnya kemampuan mengendalikan diri menunjukkan bahwa pembentukan
karakter religius belum optimal. Oleh karena itu, Mujāhadah dipandang sebagai
strategi yang dapat membina kesadaran, kedisiplinan, dan kontrol diri santri.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Peran Mujāhadah sebagai
pembentukan karakter religius santri di pondok pesantren Darussalam Bangunsari
Ponorogo; 2) Pelaksanaan kegiatan Mujāhadah santri di pondok pesantren
Darussalam Bangunsari Ponorogo; 3) Faktor pendukung dan faktor penghambat
Mujāhadah dalam pembentukan karakter religius santri di pondok pesantren
Darussalam Bangunsari Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan
dokumentasi. Partisipan bersumber dari Pengasuh Pondok Darussalam, Ketua
Pondok, dan Santri. Kemudian di analisis menggunakan model Miles Huberman
dan Saldana dengan langkah-langkah kondensasi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, peran Mujāhadah dalam
membentuk karakter religius santri tampak dari praktik keseharian santri di
lapangan, seperti terbentuknya kebiasaan mengikuti ibadah secara rutin,
meningkatnya kedisiplinan dalam mengikuti kegiatan pondok, tumbuhnya
kesadaran spiritual dalam menjalankan aktivitas keagamaan, serta meningkatnya
kemampuan santri dalam mengendalikan diri dan menjaga perilaku sesuai nilai
nilai religius. Kedua, Mujāhadah dilaksanakan secara rutin setelah shalat Magrib
dengan rangkaian shalat Tasbih, Al-fatihah 100 kali, Istighosah, Yasin, Tahlil dan
ditutup dengan Asmaul Husna. Ketiga, faktor pendukung meliputi motivasi pribadi,
keteladanan pengasuh, dan lingkungan pesantren sedangkan penghambat berupa
rasa malas, lelah, kurang semangat, serta pengaruh pergaulan luar.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Bustanul Yuliani
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 15 Jun 2026 00:31
Last Modified: 15 Jun 2026 00:31
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39472

Actions (login required)

View Item View Item