UPAYA GURU DALAM MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA PEMBELAJARAN FIQIH DI MI MA’ARIF SINGOSAREN PONOROGO

Indriani, Novita (2026) UPAYA GURU DALAM MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA PEMBELAJARAN FIQIH DI MI MA’ARIF SINGOSAREN PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of 203220188_NOVITA INDRIANI_PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH.pdf]
Preview
Text
203220188_NOVITA INDRIANI_PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Indriani, Novita. 2026 . Upaya Guru Dalam Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Pada Pembelajaran Fiqih Di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Beasari Ponorogo. Pembimbing. Dr. Sugiyar, M.Pd.I.
Kata Kunci: HOTS, pembelajaran Fiqih, kemampuan berpikir kritis, strategi guru, kendala pembelajaran.
pembelajaran Fiqih di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo masih didominasi metode ceramah dan hafalan, sehingga kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa belum berkembang secara optimal. Keterlibatan siswa dalam aktivitas analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah masih terbatas, serta terdapat kendala seperti rendahnya literasi, kebiasaan belajar berbasis hafalan, dan minimnya motivasi belajar.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, menganalisis upaya guru dalam melatih HOTS, serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Fiqih di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo. Fokus penelitian ini tidak hanya pada hasil belajar siswa, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berlangsung di kelas, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan di MI Ma’arif Singosaren Ponorogo. Pendekatan ini dipilih karena bertujuan untuk memahami secara mendalam fenomena yang terjadi dalam proses pembelajaran, khususnya terkait upaya guru dalam melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa. Jenis penelitian deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi di lapangan secara faktual dan apa adanya tanpa adanya perlakuan khusus terhadap objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, di mana observasi digunakan untuk mengamati secara langsung proses pembelajaran, wawancara untuk memperoleh informasi mendalam dari guru dan siswa, serta dokumentasi untuk melengkapi data yang berkaitan dengan perangkat pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif guna memberikan gambaran yang jelas dan menyeluruh mengenai fokus penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan HOTS siswa mulai berkembang, terlihat dari kemampuan menganalisis dan mengevaluasi permasalahan sederhana, meskipun belum optimal. Upaya guru dilakukan melalui perencanaan pembelajaran berbasis HOTS, penerapan strategi inkuiri dan berbasis masalah, penciptaan suasana kelas yang kondusif, serta evaluasi yang berkelanjutan. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat kendala berupa rendahnya literasi siswa, ketergantungan pada hafalan, minimnya motivasi belajar, serta kurangnya pembiasaan dalam pemecahan masalah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
ABSTRACK
Indriani, Novita. 2026 . Teachers' efforts in training students' high-level thinking skills in fiqh learning at MI Ma'arif Singosaren Ponorogo. Thesis. Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Kiai Ageng Muhammad Beasari Ponorogo. Supervisor. Dr. Sugiyar, M.Pd.I.
Keywords: HOTS, Fiqh learning, critical thinking skills, teacher strategies, learning obstacles.
Fiqh learning at MI Ma'arif Singosaren Ponorogo is still dominated by lecture and memorization methods, so that students' high-level thinking skills (Higher Order Thinking Skills / HOTS) have not developed optimally. Student involvement in analysis, evaluation, and problem-solving activities is still limited, and there are obstacles such as low literacy, memorization-based learning habits, and lack of motivation to learn..
This study aims to describe students' high-level thinking skills, analyze teachers' efforts in training Higher Order Thinking Skills (HOTS), and find out the obstacles faced in learning Fiqh at MI Ma'arif Singosaren Ponorogo. The focus of this research is not only on student learning outcomes, but also on the learning process that takes place in the classroom, especially in developing students' critical, analytical, and evaluative thinking skills.
This research uses a qualitative approach with a type of descriptive research carried out at MI Ma'arif Singosaren Ponorogo. This approach was chosen because it aims to deeply understand the phenomena that occur in the learning process, especially related to teachers' efforts in training students' high-level thinking skills (HOTS). This type of descriptive research is used to describe the conditions in the field factually and as it is without any special treatment of the research object. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation, where observation is used to directly observe the learning process, interviews to obtain in-depth information from teachers and students, and documentation to complete data related to learning tools. The data obtained are then analyzed descriptively to provide a clear and comprehensive picture of the research focus.
The results of the study show that students' HOTS abilities are starting to develop, as seen from the ability to analyze and evaluate simple problems, even though they are not optimal. Teachers' efforts are carried out through HOTS-based learning planning, the implementation of inquiry and problem-based strategies, the creation of a conducive classroom atmosphere, and continuous evaluation. However, in its implementation, there are obstacles in the form of low student literacy, dependence on memorization, lack of motivation to learn, and lack of habituation in problem solving. Therefore, it is necessary to strengthen more innovative and sustainable learning strategies to improve students' high-level thinking skills.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Sugiyar
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 15 Jun 2026 02:51
Last Modified: 15 Jun 2026 02:51
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39649

Actions (login required)

View Item View Item