Dewi, Eva Rufiana (2026) Habituasi Santri Dalam Menumbuhkan Kemandirian Di Pondok Pesantren Fathul Muna Dukuh Bibis 1 Campurejo Sambit Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
EVA RUFIANA DEWI_201190359 Upload Thesis.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Rufiana Dewi, Eva,. 2026 Habituasi Santri Dalam Menumbuhkann Kemandirian Di Pondok Pesantren Fathul Muna Dukuh Bibis 1 Campurejo, Sambit, Ponorogo. Skripsi, Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Dr. Mambaul Ngadhimah, M. Ag.
Kata kunci: Habituasi, Pondok Pesantren, Kemandirian Santri
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting kemajuan suatu bangsa. Kemandirian adalah usaha untuk melepaskan diri dari orang tua dengan maksud untuk menemukan dirinya melalui proses mencari identitas ego, yaitu merupakan perkembangan kearah individualitas yang mantap dan berdiri sendiri. Pondok Pesantren Fathul Muna merupakan pondok pesantren modern yang masih mempertahankan gubuk sebagai asramanya, dalam menumbuhkan kemandirian santri melalui program madrasah diniyah, bimbingan qur’an, ekstra malam minggu, dan kajian kitab kuning. Melalui kegiatan sholat berjamaah, piket kebersihan, piket masak, yasiinan, pelatihan tas anyaman, dan simaan ahad pon.
Penelitian di Pondok Pesantren Fathul Muna Dukuh Bibis 1, Campurejo, Sambit, Ponorogo bertujuan untuk mengetahui (1) habituasi santri dalam menumbuhkan kemandirian, (2) faktor pendukung dan penghambat habituasi santri dalam menumbuhkan kemandirian (3) dampak dari habituasi santri dalam menumbuhkan kemandirian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang meliputi pengasuh, ustadz/pengurus, dan santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi Teknik dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan habituasi melaui program madrasah diniyah, bimbingan qur’an, dan kajian kitab kuning. Melalui kegiatan harian piket kebersihan, mingguan yaasinan dan ekstra malam minggu, dan bulanan simaan ahad pon. (2) faktor pendukung dari diri sendiri dan keteladana pengasuh. Faktor penghambat berasal dari pola asuh orang tua dan lingkungan pondok. (3) Kemandirian emosi, melalui pelatihan tas anyam, pelatihan mengurus jenazah, pelatihan pidato, pelatihan menjahit, pelatihan peternakan, dan pelatihan perkebunan. Kemandirian ekonomi yakni manajemen uang saku di koperasi, koperasi pondok, kantin, dan hasil perkebunan. Kemandirian intelektual yakni melalui madrasah diniyah, bimbingan qur’an, dan kajian kitab kuning. Kemandirian sosial yakni kerja bakti, gotong royong, organisasi santri (osfam).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Mambaul Ngadhimah |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 01:21 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 01:21 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40504 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
