Ali, Miko (2026) Strategi Pengembangan Unit Usaha Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo. Masters thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
Tesis Upload E-Tesis.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Ali, Miko Wihdan Alzam Zakaria. 2026. Strategi Pengembangan Unit Usaha untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo. Tesis. Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing 1: Dr. Hj. Ely Masykuroh, M.Si., Pembimbing 2: Dr. Aji Damanuri, M.E.I.
Kata kunci: Strategi Pengembangan; Unit Usaha; Kemandirian Ekonomi; Pondok Pesantren.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemandirian ekonomi bagi lembaga pendidikan Islam, khususnya pondok pesantren. Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo telah mengembangkan beberapa unit usaha seperti DT Mart, angkringan, wartel, laundry, bakso, konsinyasi, dan kontainer sebagai sumber pendanaan pesantren. Namun, perkembangan unit usaha tersebut dinilai belum optimal. Hal ini terlihat dari kontribusi unit usaha terhadap keuangan pesantren yang masih sekitar 10%, sementara sebagian besar sumber pendanaan masih bergantung pada pembayaran SPP santri.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan unit usaha dalam meningkatkan kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo, menganalisis kendala yang dihadapi dalam pengembangan unit usaha, serta menganalisis dampak unit usaha terhadap kemandirian ekonomi pesantren.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pengembangan unit usaha di Pondok Pesantren Darut Taqwa Ponorogo dilaksanakan melalui tahapan manajemen strategis yang meliputi perencanaan, implementasi, dan evaluasi strategi. Pengembangan usaha dilakukan dengan memanfaatkan pasar internal pesantren melalui unit usaha seperti DT Mart, angkringan, laundry, dan wartel, serta menerapkan sistem konsinyasi dan pemanfaatan teknologi kasir digital dalam pengelolaannya; (2) kendala yang dihadapi dalam pengembangan unit usaha meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi kewirausahaan, sistem kelembagaan dan manajemen usaha yang masih berkembang, serta keterbatasan inovasi dan jaringan kerja sama dengan pihak eksternal; dan (3) pengembangan unit usaha memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi pesantren dengan kontribusi pendapatan sekitar 15%–25% dari kebutuhan operasional lembaga, serta memberikan manfaat dalam pemberdayaan ekonomi warga pesantren, pemenuhan kebutuhan santri, dan sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan bagi santri.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 04:22 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 04:22 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
