PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN IBADAH SISWA TUNANETRA DI SLB A AISYIYAH PONOROGO

Mawar, Esa Nindia Rahma (2026) PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN IBADAH SISWA TUNANETRA DI SLB A AISYIYAH PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of Ethesis Esa Nindia.pdf]
Preview
Text
Ethesis Esa Nindia.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Mawar, Esa Nindia Rahma. 2026. Peran Guru PAI dalam Membentuk
Kemandirian Ibadah Siswa Tunanetra di SLB Aisyiyah Ponorogo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan , UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Dr. Kharisul Wathoni, S.Ag, M.Pd.I.

Kata kunci: Peran Guru PAI, Kemandirian Ibadah, Siswa Tunanetra

Kemandirian ibadah merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter religius siswa, termasuk bagi siswa tunanetra. Keterbatasan penglihatan menyebabkan siswa memerlukan bimbingan khusus dalam memahami dan melaksanakan ibadah secara benar. Dalam konteks ini, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membimbing, mengarahkan, dan menanamkan nilai-nilai ibadah agar siswa mampu melaksanakannya secara mandiri. Oleh karena itu, upaya pembentukan kemandirian ibadah pada siswa tunanetra menjadi hal yang penting untuk dikaji.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian ibadah siswa tunanetra, menganalisis peran guru PAI sebagai pembimbing (murshid) dalam proses pembelajaran ibadah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan kemandirian ibadah di SLB Aisyiyah Ponorogo.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang sistematis dan mendalam terkait fenomena yang diteliti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian ibadah siswa tunanetra di SLB Aisyiyah Ponorogo tergolong cukup baik. Hal ini ditandai dengan kemampuan siswa dalam melaksanakan wudhu, shalat, dan membaca Al-Qur’an Braille secara mandiri, meskipun pada beberapa bagian masih memerlukan bimbingan. Peran guru PAI dalam membentuk kemandirian ibadah siswa diwujudkan melalui fungsi sebagai pembimbing, pendidik, teladan, motivator, dan fasilitator. Adapun faktor pendukung meliputi dukungan guru, program keagamaan sekolah, ketersediaan sarana ibadah, penggunaan al-Qur’an Braille, serta dukungan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan penglihatan, kurangnya konsistensi praktik ibadah di luar sekolah, serta keterbatasan waktu pembelajaran.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Kharisul Wathoni
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 19 Jun 2026 07:15
Last Modified: 19 Jun 2026 07:15
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40718

Actions (login required)

View Item View Item