..(TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG).. Analisis Maqasid al-Shari‘ah dan Keharmonisan Keluarga terhadap Penundaan Pembagian Warisan di Desa Sobrah Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun

Zulhilmi, Muhammad (2026) ..(TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG).. Analisis Maqasid al-Shari‘ah dan Keharmonisan Keluarga terhadap Penundaan Pembagian Warisan di Desa Sobrah Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of 101220136_Muhammad Zulhilmi_ Hukum Keluarga Islam.pdf]
Preview
Text
101220136_Muhammad Zulhilmi_ Hukum Keluarga Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Hukum Islam menganjurkan pembagian warisan segera setelah pewaris meninggal dunia. Namun, dalam keluarga Muslim di Desa Sobrah, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, sebagian keluarga secara sadar memilih menunda pembagian tersebut dengan pertimbangan menghormati orang tua yang masih hidup, menjaga stabilitas ekonomi, serta menghindari potensi konflik. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian praktik tersebut dengan tujuan hukum Islam serta implikasinya terhadap keharmonisan keluarga.
Rumusan masalah: 1) Bagaimana perspektif Maqāṣid al-Sharī'ah terhadap praktik penundaan pembagian harta warisan di Desa Sobrah? 2) Bagaimana perspektif keharmonisan keluarga terhadap penundaan pembagian harta warisan di Desa Sobrah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang mengalami langsung praktik penundaan warisan, data sekunder dari dokumen resmi desa, wawancara tokoh masyarakat, serta literatur relevan. Data dianalisis menggunakan perspektif Maqāṣid al-Sharī'ah dan teori keharmonisan keluarga.
Hasil penelitian menunjukkan: pertama, praktik penundaan di Desa Sobrah mengandung perpaduan maslahat dan mafsadat. Penundaan mencerminkan sebagian implementasi ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-'aql, namun melemahkan ḥifẓ al-dīn karena hukum waris tidak ditempatkan sebagai ḥudūd Allāh yang wajib ditunaikan, serta melemahkan ḥifẓ al-māl karena ketidakjelasan kepemilikan membuka celah bagi pengusiran ahli waris dan klaim pihak yang tidak berhak. Kedua, implikasi penundaan terhadap keharmonisan keluarga bersifat memiliki dua dampak yang bertentangan: pada keluarga tanpa keterlibatan pihak luar, penundaan berkontribusi positif terhadap kebersamaan dan stabilitas; sebaliknya, pada keluarga yang mengalami perubahan struktur atau keterlibatan pihak ketiga, keharmonisan yang tampak hanya bersifat sementara karena dibangun atas penghindaran konflik, bukan penyelesaian hak yang tuntas. Secara keseluruhan, kejelasan hak atas harta (ḥifẓ al-māl) merupakan prasyarat bagi terwujudnya keharmonisan keluarga yang sejati dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Anjar Kususiyanah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 22 Jun 2026 00:57
Last Modified: 22 Jun 2026 00:57
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40782

Actions (login required)

View Item View Item