Wayang Kekayon Khalifah Sebagai Media Transmisi Nilai-Nilai Pendidikan Islam: Analisis Sistem Sosial AGIL Talcott Parsons

Nurdarmawan, Avip (2026) Wayang Kekayon Khalifah Sebagai Media Transmisi Nilai-Nilai Pendidikan Islam: Analisis Sistem Sosial AGIL Talcott Parsons. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 505240028_Avip Nurdarmawan_MPAI.pdf]
Preview
Text
505240028_Avip Nurdarmawan_MPAI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Fenomena terkikisnya moral dan identitas kebudayaan di tengah masyarakat modern menuntut pendekatan pendidikan yang adaptif. Pendidikan berbasis budaya lokal berperan mewariskan nilai secara kontekstual tanpa menafikan akar sosiokultural. Representasi konkretnya adalah Wayang Kekayon Khalifah yang membawa dua hal esensial sekaligus yakni penguatan budaya dan transmisi pendidikan Islam. Meski demikian, kajian terdahulu belum membedah dimensi sistem sosial dinamisnya. Oleh karena itu, fokus pertanyaan penelitian ini ialah bagaimana adaptasi, pencapaian tujuan, proses integrasi, serta pemeliharaan pola pada Wayang Kekayon Khalifah. Sejalan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keempat aspek tersebut guna memetakan konstruksi pendidikan Islam berbasis budaya lokal pada Wayang Kekayon Khalifah.
Penelitian lapangan (field research) ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi terfokus (focused ethnography) dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, studi dokumen dan audio-visual. Analisis data menggunakan skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, Latency) Talcott Parsons, yang kemudian disinkronisasikan dengan pendekatan etnopedagogi dan nilai pendidikan Islam.
Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) Adaptation terlihat pada bertahannya unsur fisik (gunungan, kelir, media tancap, blencong, kotak, cempala, keprak, pakaian adat Jawa) dan non-fisik (konsep narasi, alur) dari wayang purwa. (2) Goal Attainment berfokus memperkenalkan tokoh pahlawan Islam, yang berdampak pada pengenalan sejarah, keteladanan karakter penanaman nilai pendidikan Islam. (3) Integration terjadi secara seni dan sosial. Aspek seni meliputi artefak (visualisasi kekayon dengan simbol tenger) dan non-artefak (narasi Sīrah Nabawiyyah, Tārīkh Khulafā’, Rijāl Ḥawla ar-Rasūl dalam pakem janturan, pocapan, ginem, serta struktur purwa, madya, wusana sastra). Aspek sosial mencakup interaksi aktif saat sarasehan dan interaksi pasif saat pementasan. (4) Latency budaya lokal dijaga melalui adaptasi unsur wayang purwa. Pendidikan Islam dilestarikan melalui pakem yang konsisten memuat nilai agama, sementara eksistensi kesenian diupayakan melalui digitalisasi pagelaran dan produksi merchandise.

Kata Kunci: Pendidikan Islam, Etnopedagogi, Wayang Kekayon Khalifah

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Nur Kolis, Ahmad Munir
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2026 06:32
Last Modified: 23 Jun 2026 06:32
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41039

Actions (login required)

View Item View Item