Ardianto, Yusuf (2026) ..(TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA, UPLOAD ULANG).. Tradisi Nyumbang Pada Pernikahan Di Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Perspektif Fenomenologi. Masters thesis, UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
This is the latest version of this item.
Preview |
Text
tradisi nyumbang .pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Ardianto.Yusuf, 2026. Tradisi Nyumbang Pada Pernikahan Di Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Perspektif Fenomenologi.TESIS. Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing 1: Dr.Hj. Rohmah Maulidia, M.Ag. Pembimbing 2: Dr. Lukman Santoso, M.H.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena pergeseran nilai dan makna dalam tradisi nyumbang (buwuh) pada hajatan pernikahan di Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Tradisi yang semula berakar pada nilai gotong royong dan ketulusan sosial, kini perlahan bergeser menjadi sebuah kewajiban transaksional yang tidak jarang dirasakan sebagai beban ekonomi oleh sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami makna tradisi nyumbang dalam perubahan masyarakat di Kecamatan Nawangan, dan (2) memahami bagaimana tradisi nyumbang dapat memperkuat kohesi dan solidaritas sosial masyarakat setempat.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pisau analisis Fenomenologi Alfred Schutz. Lokasi penelitian bertempat di Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview) bersama para informan dari berbagai desa di wilayah Nawangan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penjaminan kesahihan data dilakukan menggunakan standar keterpercayaan (credibility) melalui teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, makna tradisi nyumbang di Kecamatan Nawangan telah mengalami transformasi dari bentuk solidaritas altruistik murni (berupa tenaga atau hasil bumi) menuju bentuk resiprositas terkalkulasi yang menyerupai "utang-piutang sosial" seiring digunakannya uang tunai sebagai medium utama. Secara fenomenologis, tindakan nyumbang masyarakat didorong oleh because motive (motif karena pengalaman masa lalu menerima bantuan) serta in order to motive (motif untuk tujuan masa depan seperti investasi sosial, menjaga reputasi keluarga, dan menghindari pengucilan). Kedua, meskipun mengalami pergeseran makna ke arah profan-ekonomis, tradisi nyumbang tetap berfungsi sebagai pilar penguat kohesi sosial yang adaptif dari solidaritas mekanik menuju solidaritas organik. Tradisi ini melembaga sebagai "asuransi sosial informal" komunal untuk membagi beban finansial hajatan yang padat modal, di mana kelestariannya dijaga secara ketat oleh sistem kontrol sosial berupa sanksi moral masyarakat.
Kata Kunci: Tradisi Nyumbang, Pernikahan, Fenomenologi, Alfred Schutz, Solidaritas Sosial.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Rohmah Maulidia Lukman Santoso |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 08:48 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 08:48 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41181 |
Available Versions of this Item
-
..(TAMBAHKAN MATERAI PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Tradisi Nyumbang Pada Pernikahan Di Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Perspektif Fenomenologi. (deposited 22 Jun 2026 00:36)
- ..(TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA, UPLOAD ULANG).. Tradisi Nyumbang Pada Pernikahan Di Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan Perspektif Fenomenologi. (deposited 24 Jun 2026 08:48) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
