ANALISIS FENOMENA “MARRIAGE IS SCARY” DALAM KONTEN TIKTOK PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

AL Muqoffi, Muhammad Rizqi Habib (2026) ANALISIS FENOMENA “MARRIAGE IS SCARY” DALAM KONTEN TIKTOK PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM. Undergraduate (S1) thesis, Universita Islam Negeri Ponorogo.

[thumbnail of 101210136_Muhammad Rizqi Habib Al Muqoffi_Hukum Keluarga Islam.pdf]
Preview
Text
101210136_Muhammad Rizqi Habib Al Muqoffi_Hukum Keluarga Islam.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Al Muqoffi, Muhammad Rizqi Habib. 2026. Analisis Fenomena “Marriage is Scary” dalam Konten TikTok Perspektif Hukum Keluarga Islam. Skripsi PROGRAM STUDI Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Abid Rohmanu, M.H.I.
Kata kunci/Keywords : Marriage is scary, tiktok, Pengadilan Agama, Persepsi Pernikahan, Hukum Keluarga Islam
Fenomena “Marriage is Scary” merupakan tren yang berkembang di media sosial, khususnya TikTok, yang menggambarkan pernikahan sebagai sesuatu yang menimbulkan rasa takut. Konten-konten tersebut berisi narasi pengalaman, opini, dan kekhawatiran terhadap kehidupan rumah tangga yang berpotensi memengaruhi persepsi generasi muda terhadap pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi konten “Marriage is Scary” di TikTok terhadap persepsi pernikahan generasi muda serta menganalisis dampak fenomena tersebut dalam perspektif Hukum Keluarga Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi konten “Marriage is Scary” di TikTok terhadap persepsi pernikahan generasi muda dan bagaimana dampak fenomena “Marriage is Scary” dalam konten TikTok ditinjau dari perspektif Hukum Keluarga Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi digital. Data penelitian diperoleh dari konten TikTok berupa video, caption, dan komentar yang berkaitan dengan fenomena “Marriage is Scary”. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memahami bentuk representasi yang muncul serta dampaknya terhadap persepsi pernikahan generasi muda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten “Marriage is Scary” merepresentasikan pernikahan melalui berbagai narasi ketakutan, seperti ketakutan terhadap kesalahan memilih pasangan, budaya patriarki, kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, dan ketidakstabilan ekonomi. Representasi tersebut membentuk persepsi bahwa pernikahan merupakan institusi yang penuh risiko dan tantangan. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, fenomena ini memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah meningkatnya kehati-hatian generasi muda dalam memilih pasangan dan mempersiapkan pernikahan. Sementara itu, dampak negatifnya adalah munculnya persepsi yang cenderung berfokus pada sisi negatif pernikahan sehingga dapat mengaburkan tujuan perkawinan dalam Islam untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Dr. ABID ROHMANU, M.H.I.
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2026 01:08
Last Modified: 25 Jun 2026 01:08
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41227

Actions (login required)

View Item View Item