Arifin, Iqbal Misbakhul (2026) Perspektif Maqashid Syari’ah Terhadap Wakaf Sawah Untuk Ketahanan Keluarga Di Desa Polorejo Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
101220092_Iqbal Misbakhul Arifin_Hukum Keluarga Islam.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Arifin, Iqbal Misbakhul. 2026. Perspektif Maqashid Syari’ah Terhadap Wakaf Sawah Untuk Ketahanan Keluarga Di Desa Polorejo Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Skripsi, Progam Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Ponorogo. Pembimbing: Yulian Masruroh, M.E.
Kata Kunci/Keyword : Maqashid Syariah, Ketahanan Keluarga, Wakaf Sawah.
Wakaf sawah merupakan salah satu bentuk wakaf produktif yang memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan keluarga, khususnya di wilayah pedesaan. Pengelolaan wakaf yang belum optimal, terutama terkait kelembagaan nazhir dan sistem distribusi manfaat, dapat memengaruhi efektivitasnya dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat. Wakaf sawah merupakan salah satu bentuk wakaf produktif yang berpotensi besar dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga, khususnya bagi petani miskin dan buruh tani yang tidak memiliki akses atas lahan. Di Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, terdapat lahan wakaf sawah seluas 2,8 hektar yang dikelola secara informal oleh pengurus masjid tanpa kehadiran nazhir formal sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Ketiadaan nazhir formal ini melahirkan dua pola pengelolaan yang berbeda, yaitu sistem bagi hasil mertelu dan sistem upah buruh harian, yang masing-masing menghasilkan dampak berbeda terhadap ketahanan keluarga penerima manfaat.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah : (1) bagaimana praktik wakaf sawah yang dilakukan oleh nazhir dalam memenuhi ketahanan keluarga di Desa Polorejo? dan (2) bagaimana analisis Maqashid Syariah terhadap wakaf sawah dalam meningkatkan ketahanan keluarga di Desa Polorejo?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang relevan dengan penelitian, serta didukung data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, praktik wakaf sawah di Desa Polorejo berjalan tanpa nazhir formal, dengan pengelolaan yang sepenuhnya diserahkan kepada pengurus masing-masing masjid di tiap dukuh. Terdapat dua pola pengelolaan yang kontras: sistem bagi hasil mertelu yang dalam fikih muamalah terbukti memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi penggarap, utamanya dalam pemenuhan kebutuhan pangan, pembiayaan pendidikan anak, dan penanggulangan biaya kesehatan keluarga. Sebaliknya, sistem upah buruh harian tidak memberikan bagian proporsional dari hasil panen, sehingga manfaatnya bagi ketahanan keluarga buruh tani masih sangat terbatas.(2) ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah, pengelolaan wakaf sawah secara produktif melalui sistem mertelu pada dasarnya selaras dengan prinsip hifdz al-mal, yakni menjaga dan mengembangkan harta wakaf agar tidak stagnan, serta hifdz al-nasl, yakni menjamin keberlangsungan keturunan melalui pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Yulian Masruroh |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 01:29 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 01:29 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41243 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
