PENERAPAN PERATURAN WALI KOTA BEKASI NOMOR 61 TAHUN 2018 TENTANG PENGURANGAN PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK DI PASAR TRADISIONAL KRANJI KELURAHAN JAKASAMPURNA KOTA BEKASI DALAM PERSPEKTIF EFEKTIVITAS HUKUM DAN FIQH AL-BĪ’AH

Mah Mudah, Apriliasya (2026) PENERAPAN PERATURAN WALI KOTA BEKASI NOMOR 61 TAHUN 2018 TENTANG PENGURANGAN PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK DI PASAR TRADISIONAL KRANJI KELURAHAN JAKASAMPURNA KOTA BEKASI DALAM PERSPEKTIF EFEKTIVITAS HUKUM DAN FIQH AL-BĪ’AH. Undergraduate (S1) thesis, UIN PONOROGO.

[thumbnail of 103220019_Apriliasya Mah Mudah_Hukum Tata Negara.pdf]
Preview
Text
103220019_Apriliasya Mah Mudah_Hukum Tata Negara.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Kota Bekasi hingga saat ini belum terselesaikan secara optimal. Meskipun Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik telah diberlakukan, penerapannya di Pasar Tradisional Kranji Kelurahan Jakasampurna masih belum maksimal dibandingkan dengan sektor ritel modern yang sudah tertib. Kesenjangan ini terjadi karena di lingkungan pasar, plastik masih dianggap sebagai kebutuhan primer yang sangat memudahkan aktivitas jual beli dan sulit digantikan dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan peraturan tersebut melalui dua perspektif utama, yaitu perspektif efektivitas hukum dan perspektif Fiqh al-Bī’ah.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan lima pedagang di Pasar Kranji, wawancara daring dengan lima pembeli melalui WhatsApp, serta observasi lapangan. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode induktif, dan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Perwali Nomor 61 Tahun 2018 di Pasar Tradisional Kranji belum berjalan efektif. Ditinjau dari lima faktor efektivitas hukum Soerjono Soekanto, ditemukan bahwa: pertama, dari faktor hukum, aturan secara substansi sudah jelas namun belum terimplementasi di pasar; kedua, dari faktor penegak hukum, aparat belum menjalankan fungsi sosialisasi secara langsung serta tidak adanya pemberian teguran maupun sanksi; ketiga, dari faktor sarana, belum tersedianya alternatif tas ramah lingkungan yang terjangkau bagi pedagang kecil; keempat, dari faktor masyarakat, kesadaran pembeli masih berada pada taraf normatif; dan kelima, dari faktor kebudayaan, kebiasaan penggunaan plastik di pasar masih sangat kuat.
Dalam perspektif Fiqh al-Bī’ah, kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan aturan belum memenuhi prinsip mencegah kerusakan lingkungan. Kewajiban menjaga lingkungan sebagai fardu kifayah belum terinternalisasi secara menyeluruh, baik oleh aparat maupun masyarakat. Kegagalan dalam pengurangan sampah plastik ini pada akhirnya berisiko mengancam kemaslahatan jiwa manusia melalui pencemaran lingkungan yang berdampak buruk pada kesehatan.
Kata Kunci: Efektivitas Hukum, Fiqh al-Bī’ah, Kantong Plastik, Pasar Tradisional

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Khusniati Rofiah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 25 Jun 2026 08:30
Last Modified: 25 Jun 2026 08:30
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41374

Actions (login required)

View Item View Item