Thosim, M. (2026) [GUNAKAN METERAI ASLI YANG BERBEDA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN, SILAKAN PERBAIKI DAN UPLOAD KEMBALI] Persepsi Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Terhadap Bank Syariah di Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
402220106_M. Thosim_Perbankan Syariah.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
M.Thosim, Persepsi Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Terhadap
Bank Syariah di Ponorogo. Skripsi. 2026. Program Studi Perbankan
Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai
Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Faruq Ahmad Futaqi,
S.E., M.E.
Kata Kunci: Persepsi, Bank Syariah, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Keputusan
Menabung
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia masih menghadapi
tantangan dalam hal literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda, termasuk
pengurus cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Sebagian persepsi
terhadap bank syariah di kalangan pengurus IPNU Cabang Ponorogo masih sangat
bervariasi dan belum sepenuhnya terbentuk secara positif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengurus cabang
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) terhadap bank syariah di Ponorogo,
mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong terbentuknya persepsi tersebut,
serta menganalisis dampak persepsi terhadap keputusan menabung di bank syariah.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan
kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pengurus cabang IPNU
Ponorogo terhadap bank syariah secara umum bersifat positif. Mereka memahami
bank syariah sebagai lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip
syariat Islam, menghindari riba. Namun demikian, sebagian informan masih
merasakan kesan kemiripan antara bank syariah dan bank konvensional, khususnya
dalam hal angka cicilan dan praktiknya, sehingga pemahaman mereka belum
mencapai tataran yang mendalam dan komprehensif. faktor-faktor yang mendorong
terbentuknya persepsi meliputi faktor pengetahuan, proses belajar, dan pengalaman.
Informan yang memperoleh pengetahuan dari pendidikan formal di bidang ekonomi
Islam cenderung memiliki persepsi yang lebih positif dan kritis. Sebaliknya,
informan yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan pengalaman langsung
menunjukkan persepsi yang masih bersifat normatif dan permukaan. dampak
persepsi terhadap keputusan menabung bersifat variatif. Informan yang memiliki
persepsi positif dan disertai pengalaman langsung serta dukungan lingkungan
pendidikan cenderung telah menggunakan layanan bank syariah. Sementara itu,
informan yang belum menabung di bank syariah lebih disebabkan oleh kurangnya
sosialisasi dari pihak bank dan keterbatasan aksesibilitas layanan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Faruq Ahmad Futaqi |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 03:32 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 03:32 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41566 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
