Investasi Syariah Dalam Aset Kripto: Studi Terhadap Kesesuaian Prinsip Syariah Pada Islamic Coin

Nugraha, SuryaTirta (2026) Investasi Syariah Dalam Aset Kripto: Studi Terhadap Kesesuaian Prinsip Syariah Pada Islamic Coin. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 401220233_SURYA TIRTA NUGRAHA_Ekonomi Syariah.pdf]
Preview
Text
401220233_SURYA TIRTA NUGRAHA_Ekonomi Syariah.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Nugraha, Surya Tirta. Investasi Syariah Dalam Aset Kripto: Studi Terhadap Kesesuaian Prinsip Syariah Pada Islamic Coin. Skripsi 2026. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Dr. Luhur Prasetiyo, M.E.I.
Kata Kunci: Islamic Coin, Cryptocurrency Syariah, Investasi Syariah,
Perkembangan teknologi blockchain telah melahirkan cryptocurrency sebagai instrumen investasi digital yang tumbuh pesat, termasuk di Indonesia yang tercatat memiliki jutaan investor kripto. Bagi investor Muslim, pertanyaan mengenai kesesuaian cryptocurrency dengan prinsip syariah menjadi perhatian utama, mengingat kewajiban untuk menghindari riba, gharar, dan maysir dalam setiap transaksi. Islamic Coin (ISLM) hadir sebagai salah satu aset kripto yang mengklaim beroperasi sesuai nilai-nilai Islam, namun belum terdapat kajian komprehensif mengenai sejauh mana klaim tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis karakteristik dan mekanisme operasional Islamic Coin sebagai cryptocurrency; (2) mengevaluasi kesesuaian Islamic Coin dengan prinsip-prinsip syariah; dan (3) mengidentifikasi kedudukan Islamic Coin sebagai instrumen investasi syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap literatur fikih muamalah, fatwa-fatwa terkait cryptocurrency, Whitepaper Islamic Coin, serta dokumen resmi lainnya. Analisis dilakukan dengan membandingkan karakteristik dan mekanisme operasional Islamic Coin terhadap prinsip-prinsip syariah dalam muamalah.
Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, Islamic Coin dibangun di atas blockchain HAQQ Network dengan mekanisme Proof-of-Stake (PoS), dilengkapi Shariah Oracle sebagai penyaring konten haram, pengawasan Dewan Syariah, dan alokasi 10% dari setiap token yang dicetak untuk kegiatan filantropi Islam melalui Evergreen DAO. Kedua, secara struktural Islamic Coin berhasil menghindari riba dan meminimalkan gharar struktural, namun menghadapi gharar pasar yang signifikan akibat volatilitas ekstrem, ambiguitas akad staking, dan ketiadaan underlying asset fisik, sehingga belum memenuhi standar instrumen syariah yang ideal. Ketiga, Islamic Coin lebih tepat dikategorikan sebagai komoditas (sil'ah) daripada mata uang, sejalan dengan Fatwa MUI 2021. Penggunaannya diperbolehkan secara bersyarat sebagai objek perdagangan di bursa yang diawasi OJK dengan niat investasi jangka panjang, bukan untuk trading spekulatif jangka pendek. Kesimpulannya, Islamic Coin lebih sesuai prinsip syariah dibandingkan cryptocurrency konvensional, namun status kesyariahannya bersifat kondisional dan bergantung pada pengawasan berkelanjutan oleh otoritas syariah yang kredibel.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Luhur Prasetiyo
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 30 Jun 2026 04:47
Last Modified: 30 Jun 2026 04:47
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41616

Actions (login required)

View Item View Item