Febnandira, Taniya Razita Najla (2026) Dampak Fenomena Curhat di WhatsApp: Analisa pada Pengguna Story WhatsApp di Kelurahan Pakunden Perspektif Maṣlaḥah Mursalah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
REVISI AFTER SIDANG 3 watermark.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dimana kemajuan teknologi yang semakin pesat menggeser pola interaksi sosial. Penggunaan fitur Story Whatsapp sebagai media pengungkapan diri (self disclosure) atau curhat marak terjadi di Lingkungan Krajan Kelurahan Pakunden. Praktik ini sering kali menjadi pilihan ketika komunikasi interpersonal secara langsung mengalami hambatan. Namun, penggunaan media sosial untuk meluapkan isi hati ini mengandung manfaat sekaligus resiko konflik yang mempengaruhi keluarga dan hubungan sosial. Fenomena ini penting untuk diteliti secara akademis, sebab dikhawatirkan terjadi normalisasi terhadap pola komunikasi digital yang destruktif di masyarakat yang dapat memperluas konflik, bias pemahaman agama akan menjaga aib, serta mengacam ketahanan dan keharmonisan keluarga akibat tidak adanya batasan melalui perspektif maṣlaḥah mursalah. Penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah yaitu apa saja faktor yang mendorong ibu-ibu di Lingkungan Krajan Kelurahan Pakunden memilih Whatsapp sebagai media curhat ditinjau dari perspektif Maṣlaḥah mursalah dan bagaimana dampak yang timbul dari fenomena tersebut ditinjau dari perspektif Maṣlaḥah mursalah. Penelitian ini merupakan penelitian campuran (mixed methods). Data primer diperoleh melalui observasi, kuesioner, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, faktor yang mendorong ibu-ibu di Lingkungan Krajan Kelurahan Pakunden memilih Whatsapp sebagai media curhat ditinjau dari maṣlaḥah mursalah yaitu aspek privasi dan kendali pesan berada pada 61,4% di level “Ringan”, katarsis emosional sebanyak 43,9% kategori “Jarang”, upaya penyadaran pada 3,5% kategori “Sedang” 3,5% kategori “Berat”, kurangnya dukungan komunikasi lingkungan terdekat sebanyak 54,4% menggunakan sebagai media curhat semua berada pada tingkatan maṣlaḥah ḥājiyyah sementara upaya penyadaran lebih mendekati kepada tingkatan maṣlaḥah mulghah. Kedua, dampak yang dapat ditimbulkan akibat fenomena tersebut yaitu ditemukan dampak positif mengenai katarsis emosional sebanyak 54,4% dan 61,4%
berada pada level “Ringan”, sarana ekspresi diri, media penyadaran, serta perolehan dukungan virtual sebanyak 54,4% pengguna yang termasuk dalam maṣlaḥah ḥājiyyah dan dampak negatif yaitu munculnya konfik baru berada pada tingkat 21,1% “Sedang” dan 3,5% “Sering”, terjadi perang sindiran, pengungkapan aib berada pada kategori “Sedang-Tinggi” sampai “Berat”, melemahnya komunikasi keluarga berada pada 54,4% pengguna 45,6% tidak, potensi gosip berada pada 3,5% kategori “Sering” beberapa hal tersebut termasuk kedalam tingkatan ḍharūriyah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Abu Abas |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:33 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:33 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
