Komunikasi Interpersonal Barista dalam Mewujudkan Kepuasan Pelanggan Teh Kota Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun

Setyawan, Dimas Putra (2026) Komunikasi Interpersonal Barista dalam Mewujudkan Kepuasan Pelanggan Teh Kota Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of e-theses Dimas Putra Setyawan.pdf]
Preview
Text
e-theses Dimas Putra Setyawan.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Setyawan, Dimas Putra. 2026. Komunikasi Interpersonal Barista dalam Mewujudkan Kepuasan Pelanggan Teh Kota di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Skripsi. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam. Universitas Islam Ngeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing : Mayrina Eka Prasetyo Budi S.Psi, M.Psi
Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Barista, Kepuasan, Pelanggan
Penelitian ini diawali dari maraknya bisnis waralaba (franchise) teh kekinian di Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Di tengah persaingan bisnis yang ketat, pelayanan yang baik dari barista menjadi kunci utama untuk membuat pelanggan puas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi, sikap komunikasi barista Teh Kota dalam melayani pembeli, serta faktor apa saja yang menjadi penghambatnya di lapangan.
Informan dalam penelitian ini adalah barista 2 orang dan pelanggan 10 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif berfokus pada fenomenologi. Setelah data terkumpul, peneliti melakukan analisis melalui tahap pengelompokan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan pola komunikasi interpersonal barista bersifat pola interaktif saat ramai antrean maupun saat sepi. Ada bebrapa sikap komunikasi interpersonal diterapkan, yakni melalui sikap keterbukaan seperti berbagi informasi tentang menu, sikap empati seperti menawarkan menu ke pelanggan yang bingung saat memilih menu, sikap mendukung seperti memperlakukan semua pelanggan dengan sama rata, sikap positif seperti menerapkan 3S, dan yang terakhir sikap kesetaraan seperti barista menyesuaikan bahasa dengan pelanggan. Adapun faktor penghambatnya terdiri dari kepribadian barista baru yang kurang percaya diri, emosi tidak stabil ketika dihadapkan dengan antrean panjang, perbedaan budaya gaya bicara, dan perbedaan latar belakang pelanggan. Kombinasi pola dan sikap komunikasi ini terbukti efektif mewujudkan kepuasan pelanggan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Mayrina Eka Prasetyo Budi
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 02 Jul 2026 03:55
Last Modified: 02 Jul 2026 03:55
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41714

Actions (login required)

View Item View Item