[TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI; GUNAKAN SCAN ASLI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI; TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA; SILAKAN PERBAIKI DAN UPLOAD KEMBALI] Pengembangan Dakwah Wisata Religi Komplek Makam Kiai Ageng Muhammad Besari Tegalsari

Bastiawan, Asbah Ikhsanudin (2026) [TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI; GUNAKAN SCAN ASLI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI; TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA; SILAKAN PERBAIKI DAN UPLOAD KEMBALI] Pengembangan Dakwah Wisata Religi Komplek Makam Kiai Ageng Muhammad Besari Tegalsari. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of BAHAN UPLOAD E-THESES.pdf]
Preview
Text
BAHAN UPLOAD E-THESES.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Wisata religi merupakan salah satu daya tarik pariwisata yang saat ini
banyak dikembangkan. Wisata religi bertujuan untuk mengajak dan memberikan
pengarahan kepada seseorang agar menjauhi perbuatan syirik dan kufur. Salah satu
wisata religi yang ada di Kabupaten Ponorogo yaitu Makam Kiai Ageng
Muhammad Besari yang terletak di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten
Ponorogo. Makam Kiai Ageng Muhammad Besari berada di pinggir jalan raya.Hal
ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peziarah, karena selain berziarah, mereka
juga dapat menikmati ketenangan dan kedamaian yang ditawarkan oleh suasana
desa. Banyak peziarah yang mengaku merasa lebih damai dan khusyuk ketika
berada di makam tersebut, sehingga menjadikan tempat ini sebagai salah satu tujuan
rutin untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui perantara doa kepada para wali.
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengelolaan, sumber daya,
dan perspektif dakwah wisata religi makam Kiai Ageng Muhammad Besari
Tegalsari untuk pengembangan dakwah di Ponorogo. Metode yang digunakan
adalah penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan wisata religi Makam
Kyai Ageng Muhammad Besari dilakukan oleh Juru Kunci Makam. Juru kunci
menetapkan standar operasional yang terkait dengan kuantitas maupun kualitas
pengunjung. Pelaksanaan ziarah di komplek makam Kyai Ageng Muhammad
Besari menurut juru kunci sudah berjalan dengan baik. (2) Penentuan sumber daya
dalam hal ini mencakup warga, juru kunci, para peziarah Adapun tujuan ziarah ke
makam Kyai Ageng Muhammad Besari ini adalah ngalap berkah dan mengingat
kematian. Selain itu untuk mencari ketenangan dan keberkahan. Sehingga makan
berkah itu sendiri memiliki makna yang berbeda-beda. (3) Perspektif dakwah
dalam wisata religi Kyai Ageng Muhammad Besari dilakukan oleh tokoh yang
menjadi da’i di area makam, yaitu Romo KH Syamsudin yang merupakan penerus
tradisi keilmuan dan imamah dari masjid bersejarah yang didirikan oleh Kyai
Ageng Muhammad Besari pada sekitar abad ke-1. Materi dakwah tidak lain adalah
islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber utama meliputi
aqidah, syariat dan akhlak dengan berbagai macam cabang ilmu yang diperoleh
darinya. Dalam wisata religi di Makam Kyai Ageng Muhammad Besari masih
menggunakan lisan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Choirul Rofiq
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:51
Last Modified: 02 Jul 2026 07:51
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41731

Actions (login required)

View Item View Item