Persepsi Generasi Z Dalam Memaknai Perceraian Orang Tua Pada Era Society 5.0

Bakhtiar, Rizky Surya (2026) Persepsi Generasi Z Dalam Memaknai Perceraian Orang Tua Pada Era Society 5.0. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI SURYA (Thesis).pdf]
Preview
Text
SKRIPSI SURYA (Thesis).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Rizky Surya Bakhtiar. (2026). Persepsi Generasi Z dalam Memaknai Perceraian Orang Tua pada Era Society 5.0. Skripsi. Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Fadhilah Rahmawati, S.S, M.Si.
Kata Kunci/keyword: Persepsi, Generasi Z, Perceraian Orang Tua, Society 5.0
Perceraian orang tua merupakan fenomena sosial yang dapat memberikan dampak psikologis dan sosial terhadap remaja, khususnya Generasi Z yang tumbuh di era Society 5.0 dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat. Kondisi tersebut memengaruhi cara remaja dalam memahami dan memaknai peristiwa perceraian orang tua. Di Kabupaten Magetan, ditemukan bahwa Generasi Z memiliki persepsi yang beragam terhadap perceraian orang tua sehingga fenomena ini perlu dikaji secara mendalam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Generasi Z dalam memaknai perceraian orang tua di era Society 5.0, memahami proses terbentuknya persepsi tersebut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi remaja terhadap perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari tiga remaja Generasi Z di yang mengalami perceraian orang tua, ketiga subjek berasal dari Kecamatan yang berbeda di Kabupaten Magetan. Penentuan subjek dilakukan dengan teknik penentuan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Generasi Z terhadap perceraian orang tua bersifat beragam. Dua remaja Generasi Z memaknai perceraian sebagai pengalaman yang menyakitkan dengan dampak emosional seperti sedih, kehilangan, dan kecewa. Satu remaja Generasi Z memandang perceraian sebagai solusi terbaik untuk mengakhiri konflik keluarga yang berkepanjangan. Proses pembentukan persepsi terjadi melalui tahapan seleksi, organisasi, dan interpretasi pengalaman. Faktor yang memengaruhi persepsi meliputi faktor internal seperti kondisi emosional dan pengalaman pribadi, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, teman sebaya, budaya masyarakat, dan media sosial di era Society 5.0.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Fadhilah Rahmawati
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1799 Other Psychology and Cognitive Sciences > 179999 Psychology and Cognitive Sciences not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 02 Jul 2026 08:40
Last Modified: 02 Jul 2026 08:40
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41739

Actions (login required)

View Item View Item