Komunikasi Persuasif Pengurus Sanggar Ngudi Laras dalam Menumbuhkan Minat Belajar Seni Karawitan Remaja di Desa Simbatan, Nguntoronadi, Magetan

Astuti, Ambar Tri (2026) Komunikasi Persuasif Pengurus Sanggar Ngudi Laras dalam Menumbuhkan Minat Belajar Seni Karawitan Remaja di Desa Simbatan, Nguntoronadi, Magetan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 302220011_Ambar Tri Astuti_KPI.pdf]
Preview
Text
302220011_Ambar Tri Astuti_KPI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Ambar Tri Astuti, 2026. Komunikasi Persuasif Pengurus Sanggar Ngudi Laras Dalam Menumbuhkan Minat Belajar Seni Karawutan Remaja Di Desa Simbatan, Nguntoronadi, Magetan. Skripsi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Dr. Muhammad Irfan Riyadi, S.Ag, M.Ag
Kata kunci: Komunikasi Persuasif, Seni Karawitan, Minat Belajar, Remaja, Pelestarian Budaya
Permasalahan yang dihadapi oleh pentingnya pelestarian seni tradisional di tengah perkembangan budaya modern yang semakin pesat. Arus globalisasi dan kemajuan teknologi menghadirkan berbagai bentuk hiburan baru yang lebih praktis dan menarik bagi generasi muda, sehingga secara perlahan minat terhadap seni tradisional mulai mengalami penurunan. Padahal, seni tradisional seperti karawitan merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis, filosofis, serta identitas kultural masyarakat yang harus dijaga keberlangsungannya. Strategi komunikasi yang efektif untuk menarik dan menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni karawitan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kredibiltas dan karakter pengurus dalam membangun kepercayaan audiens. Selanjutnya bagaimana kemampuan pengurus dalam membangkitkan emosi audiens, dan untuk mengetahui argument- argument logis yang disampaikan pengurus yang bisa dipahami audiens dalam melestarikan kesenian, yang terahkir untuk mengetahui hasil terjadinya komunikasi persuasif pengurus terhadap minat remaja dalam belajar seni karawitan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian untuk teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Sumber data berupa sumber primer dan sekunder.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, Memiliki keahlian dan kompetensi di bidang seni karawitan, konsisten dalam kegiatan latihan, memiliki pengelaman dalam kesenian, komitmen dalam melestarikan budaya tradisional, kejujuran, sikap tanggung Jawab, reputasi baik di lingkungan masyarakat, kemampuan komunikasi baik, disiplin dalam waktu dan aturan latihan. Kedua, Menciptakan suasan latihan yang menyenangkan, memberikan motivasi, menanamkan rasa bangga terhadap seni karawitan, mampu membangun rasa percaya diri, menggunakan bahasa yang sederhana, memberikan apresiasi atau pujian, mampu mengubah rasa takut atau malu menjadi keberanian, menjaga interaksi yang hangat. Ketiga, Memberikan contoh nyata tentang manfaat belajar karawitan, menjelaskan dampak positif pelestarian budaya bagi generasi muda, mengaitkan seni karawitan dengan nilai-nilai moral dan sosial, mengaitkan pelestarian seni dengan identitas budaya lokal. Keempat,Meningkatnya minat remaja untuk mengikuti latihan karawitan, remaja menunjukkan rasa antusias

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Muhammad Irfan Riyadi
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 03 Jul 2026 03:49
Last Modified: 03 Jul 2026 09:43
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41803

Actions (login required)

View Item View Item