[SERTAKAN SCAN ASLI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI; TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI; SILAKAN LENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI] Analisis Framing Pemberitaan Pesantren Lirboyo Kediri dalam Program “Xpose Uncencored” di Media Trans7

Alifi, Lukman (2026) [SERTAKAN SCAN ASLI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI; TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI; SILAKAN LENGKAPI DAN UPLOAD KEMBALI] Analisis Framing Pemberitaan Pesantren Lirboyo Kediri dalam Program “Xpose Uncencored” di Media Trans7. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of REVISI_SKRIPSI_LUKMAN_AKHIR_NEW-1.pdf]
Preview
Text
REVISI_SKRIPSI_LUKMAN_AKHIR_NEW-1.pdf

Download (54MB) | Preview

Abstract

LUKMAN ALIFI. 2026, Analisis Framing Pemberitaan Pesantren Lirboyo Kediri dalam Program 'Xpose Uncensored' di Media Trans7. Skripsi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing Muchlis Daroini, M. Kom. I.
Kata Kunci: Analisis Framing, Robert N. Entman, Pesantren Lirboyo, Trans7, Xpose Uncensored, Konstruksi Realitas.
Media televisi tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengonstruksi realitas melalui proses seleksi dan penonjolan fakta (framing). Dalam konteks Indonesia, pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional kerap menjadi objek pemberitaan dengan sudut pandang yang beragam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tayangan program Xpose Uncensored Trans7 episode 13 Oktober 2025 berjudul “Santrinya Minum Susu Aja Kudu Jongkok, Emang Gini Kehidupan Pondok?” yang memberitakan tradisi sungkem dan kehidupan santri di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Tayangan tersebut memicu kontroversi, memperoleh sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), serta menuai berbagai respons dari masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing Trans7 terhadap Pesantren Lirboyo berdasarkan empat elemen model Robert N. Entman, yaitu define problem, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis framing Robert N. Entman. Data primer berupa rekaman tayangan Xpose Uncensored episode 13 Oktober 2025 yang diperoleh dari akun TikTok @alfianar28, sedangkan data sekunder meliputi profil Trans7, dokumen KPI, dan artikel media nasional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trans7: (1) mendefinisikan tradisi sungkem dan kehidupan pesantren sebagai praktik yang problematik serta bernuansa feodalisme; (2) menempatkan sistem hierarki kiai-santri sebagai penyebab utama persoalan; (3) membangun penilaian moral negatif terhadap tradisi ta'dzim melalui narasi yang cenderung menggiring opini khalayak; dan (4) secara implisit merekomendasikan pembaruan tradisi pesantren serta peningkatan pengawasan terhadap pengelolaan pesantren. Secara keseluruhan, program Xpose Uncensored membingkai tradisi keagamaan di Pesantren Lirboyo secara negatif dan sensasional, sehingga mengabaikan konteks budaya dan teologis yang melatarbelakangi tradisi tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Muchlis Daroini
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200101 Communication Studies
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200102 Communication Technology and Digital Media Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:48
Last Modified: 07 Jul 2026 03:48
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42052

Actions (login required)

View Item View Item