PEMBENTUKAN KARAKTER KEDISIPLINAN WAKTU DAN TAAT: Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar Dan Al-Misbah

Rizqi, M. Afif (2026) PEMBENTUKAN KARAKTER KEDISIPLINAN WAKTU DAN TAAT: Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar Dan Al-Misbah. Undergraduate (S1) thesis, UIN KIAI AGENG MUHAMMAD BESARI PONOROGO.

[thumbnail of SKRIPSI APIPP. rev.5.dot (2) (4).pdf]
Preview
Text
SKRIPSI APIPP. rev.5.dot (2) (4).pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter kedisiplinan waktu dan taat yang sering terabaikan dalam pendidikan modern. Masih banyak ditemukan keterlambatan, penundaan tugas, dan pelanggaran tata tertib yang menunjukkan lemahnya nilai kedisiplinan, padahal kedisiplinan dan ketaatan merupakan kunci keberhasilan akademik maupun sosial. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan karakter sejak dini secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis serta membandingkan penafsiran ayat-ayat pendidikan karakter dalam Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah serta mengkaji relevansinya dalam membentuk karakter kedisiplinan waktu dan taat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah studi komparatif, yaitu membandingkan penafsiran Hamka dalam Tafsir Al-Azhar dan M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah mengenai ayat-ayat yang berkaitan dengan kedisiplinan waktu dan sikap taat. Sumber data utama penelitian ini adalah kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur lain yang relevan dengan pendidikan karakter serta kajian tafsir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sementara analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tematik terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan pendidikan karakter kedisiplinan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai-nilai pendidikan karakter kedisiplinan waktu dan taat dalam Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah. Pertama, Hamka dan M. Quraish Shihab sepakat bahwa kedisiplinan waktu tercermin dari perintah mendirikan salat tepat waktu serta kewajiban memanfaatkan waktu sebelum datangnya penyesalan, sebagaimana dalam surah Al-‘Asr. Kedua, karakter taat dimaknai sebagai kepatuhan mutlak kepada Allah dan Rasul tanpa kompromi, serta ketaatan kepada pemimpin selama tidak bertentangan dengan syariat. Ketiga, perbedaan utama terletak pada corak penafsiran, yaitu Hamka cenderung menggunakan corak adabī ijtima'ī yang populis dan kontekstual sosial, sedangkan Quraish Shihab menggunakan corak tahlili, maudhu'i, dan isyari yang kaya analisis linguistik serta tematik.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Faruk
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 07 Jul 2026 06:14
Last Modified: 07 Jul 2026 06:14
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42082

Actions (login required)

View Item View Item