Diagnosa Kemampuan Representasi Matematis Dalam Penyelesaian Masalah Kontekstual Ditinjau Dari Kecemasan Belajar Di Kelas V Mi Ma’arif Patihan Wetan

Fadhl, Lubabah Umil (2023) Diagnosa Kemampuan Representasi Matematis Dalam Penyelesaian Masalah Kontekstual Ditinjau Dari Kecemasan Belajar Di Kelas V Mi Ma’arif Patihan Wetan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 178. Skripsi Lubabah Umil Fadhl.pdf]
Preview
Text
178. Skripsi Lubabah Umil Fadhl.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Umil Fadhl, Lubabah. 2023. Diagnosa Kemampuan Representasi Matematis
Dalam Penyelesaian Masalah Kontekstual Ditinjau Dari Kecemasan
Belajar Di Kelas 5 Mi Ma’arif Patihan Wetan. Skripsi, Jurusan
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing:
Sofwan Hadi, M.Si.
Kata kunci : Kemampuan representasi matematis, masalah kontekstual,
kecemasan belajar.
Representasi matematis adalah kemampuan siswa mengkomunikasikan
ide/gagasan matematika yang dipelajari dengan cara tertentu. Representasi
matematis adalah salah satu kemampuan yang dituntut dalam pembelajran
matematika. Ragam representasi matematis yang digunakan dalam
mengkomunikasikan ide-ide matematis antara lain : diagram (gambar) atau sajian
benda konkrit, tabel chart, pernyataan matematika, teks tertulis, ataupun
kombinasi dari semuanya.
Permasalahan dalam matematika memiliki beragam bentuk, salah satu
nya adalah permasalahan penyelesaian masalah kontekstual. Masalah kontektual
adalah soal matematika yang berbentuk uraian cerita yang berhubungan erat
dengan kehidupan sehari hari. dengan adanya pengaitan antara pengetahuan
matematika ke dalam kehidupan sehari–hari dapat membantu mengembangkan
kreativitas siswa dan melatih siswa untuk berfikir kritis.
Pembelajaran matematika memiliki 3 aspek yang saling berkaitan satu
sama lain yang salah satunya yaitu aspek sikap (afektif). Aspek sikap dalam
pembelajaran matematika adalah kecemasan. Kecemasan adalah perasaan yang
timbul pada jiwa manusia yang apabila dibiarkan terus menerus akan berdampak
buruk untuk itu diperlukan kesiapan mental.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendiskripsikan kemampuan
representasi matematis berdasarkan tingkat kecemasan belajar siswa kelas V di
MI Ma’arif Patihan Wetan. (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi
matematis siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual. (3) Untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan representasi matematis
ditinjau dari kecemasan belajar di kelas V MI Ma’arif Patihan Wetan.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif berjenis
studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui angket tertutup, tes diagnosik,
wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Partisipasi penelitian
berasal dari peserta didik dan Guru Matematika kelas V di MI Ma’arif Patihan
Wetan, Babadan, Kabupaten Ponorogo. Data hasil penelitian kemudian dianalisis
menggunakan model Analisa Miles, Huberman dan Saldana meliputi
pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis data bahwa kemampuan representasi
matematis dalam setiap tingkatan kecemasan belajar siswa kelas V MI Ma’arif
Patihan Wetan memiliki perbedaan. Siswa yang memiliki kecemasan ringan dapat
menggunakan representasi visual, representasi simbolik dan representasi verbal
dengan kategori baik. Siswa yang memiliki kecemasan sedang dapat menggunakan representasi visual, representasi simbolik dan representasi verbal
dengan kategori cukup. Siswa yang memiliki kecemasan berat dapat
menggunakan representasi visual, representasi simbolik dan representasi verbal
dengan kategori kurang.
Kemampuan representasi dalam menyelesaikan masalah kontesktual
pada kecemasan ringan, kecemasan sedang dan kecemasan berat. Masing- masing
tingkat kecemasan memiliki perbedaan dalam penggunaan representasi matematis.
Kecemasan ringan menggunakan representasi visual, representasi simbolik dan
representasi verbal dengan sangat baik dalam menyelesaikan masalah kontesktual.
Kecemasan sedang menggunakan representasi visual, representasi simbolik dan
representasi verbal dengan baik dalam menyelesaikan masalah kontesktual.
Kecemasan berat hanya menggunakan representasi simbolik dan itu kurang dalam
menyelesaikan masalah kontesktual.
Faktor yang pengaruh kemampuan representasi matematis siswa dalam
menyelesaikan masalah kontekstual yaitu faktor internal (pemahaman konsep,
percaya diri dan malas) dan faktor eksternal (keluarga dan guru).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Sofwan Hadi
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mahasiswa Magang
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:28
Last Modified: 21 Aug 2026 07:28
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42701

Actions (login required)

View Item View Item