Mekanisme Pembentukan Harga Minyakita Di Pasar Besar Madiun Perspektif Keadilan Harga

Muizzuddin, Muhammad Hafiz (2026) Mekanisme Pembentukan Harga Minyakita Di Pasar Besar Madiun Perspektif Keadilan Harga. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 401220156_Muhammad Hafiz Muizzuddin_ES.pdf]
Preview
Text
401220156_Muhammad Hafiz Muizzuddin_ES.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Minyakita merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang berperan penting dalam stabilitas ekonomi rumah tangga. Namun, di Pasar Besar Kota Madiun ditemukan adanya perbedaan harga yang tidak selalu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Dalam praktiknya, keterlambatan distribusi, keterbatasan stok, dan harga perolehan yang tinggi menyebabkan sebagian pengecer menjual Minyakita di atas HET. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana mekanisme pembentukan harga berlangsung di lapangan serta apakah harga yang terbentuk telah mencerminkan keadilan harga bagi pedagang dan konsumen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian didasarkan pada teori keadilan harga Ibnu Taimiyah, khususnya konsep si’r, thaman, tas’ir, tathmin, thaman al-mithl, dan pengawasan pasar melalui al-hisbah. Kerangka teori tersebut digunakan untuk memahami mekanisme pembentukan harga, faktor penyebab perbedaan harga, serta dampak mekanisme pasar terhadap keadilan harga Minyakita di Pasar Besar Madiun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, mekanisme pembentukan harga Minyakita dipengaruhi oleh jalur distribusi, yaitu jalur resmi Perum BULOG dan jalur alternatif melalui grosir, sehingga harga jual terbentuk mengikuti harga perolehan dan biaya pengadaan. Kedua, perbedaan harga terjadi karena keterlambatan distribusi BULOG, perbedaan harga perolehan antara BULOG dan grosir, serta tambahan biaya transportasi dan pengambilan barang. Ketiga, mekanisme pasar yang terjadi berdampak pada keadilan harga karena sebagian harga Minyakita terbentuk di atas HET ketika pasokan resmi terlambat dan pedagang bergantung pada grosir dengan harga lebih tinggi. Dalam perspektif Ibnu Taimiyah, kondisi ini menunjukkan bahwa harga belum sepenuhnya mencerminkan thaman mithli dan menegaskan pentingnya pengawasan pasar melalui al-hisbah agar keadilan harga dapat terwujud.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Amin Wahyudi
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 17 Sep 2026 05:02
Last Modified: 17 Sep 2026 05:02
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42838

Actions (login required)

View Item View Item