Dianti, Nur (2026) ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, GUNAKAN MATERAI ASLI YANG BERBEDA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DAN KEASLIAN TULISAN, TAMBAHKAN KATA PENGANTAR DAN DAFTAR ISI, SILAKAN UPLOAD ULANG)..IMPLEMENTASI KONSEP KAFA’AH DALAM PERNIKAHAN DI DESA GIRIMULYO KECAMATAN JATIPURNO KABUPATEN WONOGIRI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN TINDAKAN SOSIAL MAX WEBER. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
SITI NUR DIANTI_101210186_HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
SKRIPSI SITI NUR DIANTI ETHESIS.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Pernikahan dalam Islam merupakan ikatan lahir dan batin antara laki-laki dan perempuan sebagai akad yang kuat (mitsaqan ghalidzan) untuk menaati perintah Allah dan bertujuan mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Salah satu prinsip penting dalam pernikahan Islam adalah konsep kafa’ah, yaitu keserasian dan keseimbangan antara calon suami dan istri dalam aspek agama, akhlak, sosial, dan ekonomi. Dalam sosiologi, tindakan manusia dipahami melalui makna subjektif sebagaimana dijelaskan Max Weber dengan empat tipe tindakan sosial. Namun, realitas menunjukkan bahwa pemilihan pasangan lebih menitikberatkan pada faktor pekerjaan, dan rasa suka, sehingga orientasi tindakan social Max Weber lebih banyak dipengaruhi oleh tindakan rasional instrumental dan tindakan afektif dibandingkan tindakan rasional nilai maupun tradisional.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pemahaman konsep kafa’ah dalam pernikahan pada pasangan di desa Girimulyo kecamatan Jatipurno kabupaten Wonogiri perspektif hukum Islam? Bagaimana penerapan konsep kafa’ah dalam pernikahan pada masyarakat desa Girimulyo kecamatan Jatipurno kabupaten Wonogiri menurut perspektif Tindakan sosial Max Weber?
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan normatif dan sosiologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai kafa’ah belum mendalam, karena lebih terfokus pada aspek material dan emosional. Aspek nilai agama sebagai landasan utama dalam konsep kafa’ah kurang mendapatkan perhatian. Penerapan kafa’ah yang tidak menyeluruh ini menunjukkan adanya pergeseran tujuan tindakan sosial menuju pola yang lebih praktis dan mementingkan kepentingan pribadi. Penelitian ini menekankan pentingnya harmonisasi antara aspek material, emosional, dan spiritual guna mewujudkan pernikahan yang selaras dengan ajaran Islam dan nilai sosial masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Niswatul Hidayati, M.H. |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 02:01 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 02:01 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42911 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
